Glosarium Istilah Fisiologi & Vitalitas Pria
Indeks rujukan terminologi medis, biokimiawi, dan andrologi untuk memudahkan pembaca memahami literatur ilmiah dan percakapan klinis.
A
Arginase
Enzim intraseluler yang mengkatalisis pemecahan L-arginin menjadi ornitin dan urea di hati. Tingginya aktivitas arginase dapat membatasi ketersediaan arginin untuk sintesis oksida nitrat oleh eNOS.
Arteriosklerosis
Penebalan dan pengerasan dinding arteri yang mengurangi elastisitas pembuluh darah. Merupakan salah satu penyebab organik paling umum dari insufisiensi vaskular erektil.
C
cGMP (Cyclic Guanosine Monophosphate)
Molekul pembawa pesan kedua (second messenger) intraseluler yang memicu relaksasi otot polos vaskular. Konsentrasi cGMP yang tinggi di dalam korpora kavernosa adalah kunci fisik terjadinya ereksi.
D
Disfungsi Endotel
Kondisi patofisiologis sistemik di mana lapisan endotel kehilangan kapasitas normalnya untuk menghasilkan vasodilatasi, menunjukkan kecenderungan pro-inflamasi dan pro-trombotik.
Disfungsi Ereksi (DE)
Ketidakmampuan yang konsisten atau berulang selama minimal 3 bulan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang memadai untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan.
E
eNOS (Endothelial Nitric Oxide Synthase)
Isoform enzim nitric oxide synthase yang terlokalisasi di membran endotel pembuluh darah. Bertanggung jawab memproduksi NO yang esensial untuk homeostasis sirkulasi basal.
K
Korpora Kavernosa
Sepasang struktur spons berbentuk silinder yang membentang di sepanjang batang penis, tersusun dari ruang-ruang sinusoidal yang akan terisi darah saat fase ereksi.
Kortisol
Hormon glukokortikoid yang diproduksi kelenjar adrenal saat stres. Kadar kortisol tinggi menekan aksis gonadotropin dan memicu vasokonstriksi pembuluh darah tepi.
L
L-Sitrulin (L-Citrulline)
Asam amino non-esensial yang diubah ginjal menjadi L-arginin. Memiliki bioavailabilitas oral superior dibanding suplemen L-arginin langsung untuk meningkatkan sintesis NO.
N
Nitric Oxide (NO) / Oksida Nitrat
Gas molekuler pensinyal berumur pendek yang dihasilkan sel endotel. Berfungsi sebagai vasodilator primer dalam mengontrol tonus vaskular dan perfusi jaringan.
P
PDE5 (Phosphodiesterase Tipe 5)
Enzim yang secara spesifik memecah dan mendegradasi cGMP menjadi 5'-GMP inaktif, menyebabkan konstriksi kembali otot polos dan mengakhiri fase ereksi.
T
Testosteron Bebas (Free Testosterone)
Fraksi kecil hormon testosteron (sekitar 1-2%) yang tidak terikat pada albumin atau SHBG, sehingga bebas berinteraksi langsung dengan reseptor target seluler.
V
Vasodilatasi
Pelebaran diameter lumen pembuluh darah akibat relaksasi sel-sel otot polos di dinding vaskular, yang menghasilkan peningkatan volume aliran darah.
Penerapan Istilah dalam Praktik & Riset
Pahami bagaimana istilah-istilah di atas diterapkan langsung pada pengujian laboratorium dan protokol harian.
Telaah Mendalam Kinetika Nitric Oxide
Uraian teknis bagaimana eNOS, cGMP, dan L-Sitrulin berinteraksi di membran seluler.
Protokol Rutinitas Penguatan Endotel
Aplikasi latihan fisik dan pemilihan diet tinggi nitrat anorganik untuk menstimulasi NO.